Ini Peran Strategis Istri Jaksa yang Tidak Banyak Terungkap saat Suaminya Tangani Kasus Korupsi

Minggu, 21-07-2019 - 15:34 WIB Ketua IAD Cabang Malang, Dessy Amran Lakoni (Anggara Sudiongko/MalangTIMES) Ketua IAD Cabang Malang, Dessy Amran Lakoni (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Ikatan Adiyaksa Dharmakarini (IAD), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, merayakan hari ulang tahun XIX. 

Dalam moment tersebut, IAD yang berisi kumpulan istri para jaksa tersebut, membeber peran penting istri dalam mencegah korupsi, yang bisa dilakukan para Jaksa.

Pasalnya, ketika sang suami yang notabene jaksa menangani sebuah kasus, tentunya akan banyak godaan, baik itu tawaran uang atau lainnya untuk meloloskan atau menghentikan kasus agar tak berlanjut.

Sehingga, dari situ, IAD berupaya untuk terus mengimbau, agar para istri bisa berperan serta dan bisa jadi pengontrol untuk mencegah adanya jaksa yang melakukan atau tergoda untuk korupsi.

"Makanya, sebagai seorang istri, tentunya harus bisa bijaksana, jangan merong-rong suami, jangan mengikuti apa yang disebut dalam bahasa sekarang arisan sosialita, kemudian hidup cukup sederhana namun berkecukupan," beber Ketua IAD Cabang Malang, Dessy Amran Lakoni (21/7/2019).

Lebih lanjut dijelaskan,  sebagai seorang istri jaksa, tentu juga harus mengerti batas-batas mana saja untuk bisa untuk bisa memberikan atau turut campur dalam pekerjaan. 

Namun terkecuali, jika menyangkut upaya pencegahan agar terhindar dari aksi korupsi, hal tersebut perlu digencarkan dan ditegaskan.

Pencegahan aksi korupsi dari dalam keluarga, tentunya akan sangat efektif. 

Sebab masukan seornag istri, bisa menjadi senjata ampuh dalam membentengi suami yang berprofesi sebagai jaksa agar bisa terus berkomitment menghindari jerat korupsi.

"Di manapun suami ditugaskan, istri harus mendampingi. Kita harus menyemangati suami dan tidak membuat berat pikiran suami. Selain itu tidak mencampuri urusan suami terlebih lagi dalam bidang pekerjaannya," bebernya.

Sementara itu, dalam peringatan HUT IAE XIX, diisi dengan berbagai acara, mulai dari ziarah ke makam pahlawan, bakti sosial dan juga anjangsana ke pensiunan jaksa.

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close