Seminar Sinematografi Argia Academy, Pemkab Blitar Akan Wadahi Kreativitas Pemuda Milenial

Minggu, 21-07-2019 - 15:59 WIB Kepala Dinas Kominfo Pemkab Blitar Eko Susanto (tengah) bersama pemenang Lomba Vlog Competition Argia Academy Kepala Dinas Kominfo Pemkab Blitar Eko Susanto (tengah) bersama pemenang Lomba Vlog Competition Argia Academy

JATIMTIMES, BLITAR – Argia Academy sukses menyelenggarakan workshop Sinematografi, yang difokuskan pada produksi konten-konten media sosial. 

Pelatihan berlangsung di lantai 2 Argia Academy, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden, Kota Blitar, Minggu (21/7/2019).

Acara yang didukung penuh Dinas Kominfo Pemkab Blitar menghadirkan tiga narasumber.

Yakni Rahadi (Dosen Ilmu Komunikasi UMM Malang), Hino Kertapati (Ceo Kontemporer Studio, Member Station of Malang), Wima Brahmantya (Ceo Keboen Kopi Karanganjar, Ketua Parfi Kabupaten Blitar) dan Angger Tsu (Travel Videomaker).

CEO Argia Academy, Arif Handono, mengatakan event ini digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar berkontribusi memajukan dan membranding Blitar Raya melalui You Tube. 

Menurutnya, ada kecenderungan bahwa saat ini Generasi millennial Indonesia saat ini lebih memilih menjadi seorang youtuber ketimbang insinyur.

“Menjadi seorang youtuber atau terkenal lewat youtube adalah impian kebanyakan orang saat ini seperti influencer youtuber yang sudah terkenal dan diidam – idamkan  yakni Ria Ricis atau Atta Halilintar. Ya begitu Namun terkadang keinginan itu pupus dan hanya menjadi angan – angan saja. Karena tidak sedikit yang mengerti teknik dalam hal mengelola konten youtube atau bahkan belum mengerti tentang teknik pengambilan gambar,” ungkap Arif Handono.

Dijelaskan, seminar ini ditujukan kepada para pecinta film yang saat ini sudah semakin banyak, apalagi dikota Blitar sendiri. 

Kebanyakan  orang hanya menonton film, terkadang  mereka belum tahu bagaimana proses pembuatan film mulai dari pra hingga pasca produksi.

“Wisatawan cenderung mencari informasi lewat internet atau media sosial karena lebih mudah, murah, cepat, dan kredibel. Kami mendorong pecinta film untuk mengasah skill mereka dan ikut mempromosikan potensi Blitar Raya melalui You Tube dan dan media sosial lainnya dengan memproduksi konten yang berkualitas,” sambungnya.

Seminar sinematorgrafi yang digelar mendapat dukungan penuh dari Dinas Kominfo Pemkab Blitar. 

Kepala Dinas Kominfo, Eko Susanto menegaskan promosi menjadi salah satu kunci penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia luar. 

Melalui promosi, masyarakat dunia akan mengetahui potensi Kabupaten Blitar mulai dari UMKM, seni budaya hingga pariwisata.

“Promosi memberikan informasi kepada publik bahwa ada pemandangan alam yang indah, ada budaya lokal yang memiliki keunikan, dan ada kuliner-kuliner lezat yang siap memanjakan lidah. Dengan promosi yang optimal, semua potensi yang dimiliki suatu daerah dapat diketahui masyarakat luas dan dapat menggenjot pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi di suatu daerah,” paparnya.

Meski demikian, Eko menandaskan, promosi potensi daerah pada saat ini memerlukan terobosan. 

“Terobosan seperti apa? Misalnya, dengan melakukan pembauran promosi wisata lewat internet atau media sosial, yang dikenal istilah komunikasi atau promosi digital,” kata dia.

Lebih dalam Eko menyampaikan, sebagai wujud Negara hadir kedepan Pemkab Blitar akan memberikan ruang kepada anak-anak muda milenial. 

"Guna menampung dan meyalurkan potensi anak muda, pemkab akan menggelar konpetisi vlog, kompetisi blog, start up, fotografer, pembuatan aplikasi dan lainnya,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Argia Academy juga menggelar Awarding Vlog Competition. 

Adapun para pemenang kompetisi ini yakni Juara 1 diraih Kenari Of Creator, Juara 2 Govlog dan juara 3 Kampung Cyber.(kmf)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close