Gubernur Khofifah Beri Bantuan Jari Buatan Pasien Penderita Sefromenia

Minggu, 21-07-2019 - 21:22 WIB Gubernur Jatim Indar Parawansa bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno memberikan bantuan pergelangan tangan jari buatan kepada Wiji (tengah). (eko Arif s /JatimTimes) Gubernur Jatim Indar Parawansa bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno memberikan bantuan pergelangan tangan jari buatan kepada Wiji (tengah). (eko Arif s /JatimTimes)

JATIMTIMES, KEDIRI – KEDIRITIMES - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa memberikan bantuan berupa pergelangan tangan jari buatan kepada Wiji Fitriani (28) pasien penderita gangguan jiwa asal Dusun Tambak Desa Ngadi Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Sebelumnya beberapa  jari tangan Fitriani sempat mengalami infeksi. Luka infeksi ini diakibatkan karena bersangkutan memiliki kebiasaan suka menggigit jari jemari tanganya sendiri, lalu digosok-gosokkan ke tanah. Tangannya kemudian mengalami pembusukan. Wiji Fitriani sempat ditangani dokter bedah di  RSUD Pare kala itu pada tahun 2017 lalu. Namun belum sempat dilakukan tindakan bedah, neneknya meminta cucu satu satunya tersebut dipulangkan. 

Dalam kunjunganya ke rumah Wiji Fitriani, mantan mentri Sosial ini didampingi Bupati Kediri Hariyanti Sutrisno. Dalam keteranganya kepada sejumlah wartawan ia mengatakan, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu sudah membawa bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Selama tinggal disana , Wiji Fitriani menjalani perawatan Sayco sosial teraphy.

"Akhirnya diambil keputusan perlu rawat Sayco sosial teraphy, dilaksanakan di RSJ Jiwa Menur. Saya sempat bersambang ke mbak Fitri," terang Khofifah.    

Selama menjalani perawatan di RSJ Menur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan monitoring. Karena kondisi kejiawaan dan fisiknya dirasa sudah membaik Tim dokter akhirnya mengizinkanya pulang. Di samping itu, selama menjalani perawatan di sana,  bersangkutan acap kali meminta pulang dan segera ingin bertemu dengan neneknya.

"Setelah itu ada proses penyiapan kondisi tangan. Mudah mudahan seluruh tetangga yang ada disini bisa saling tolong dan membantu. Puskesmas terdekat, kami minta tolong masih terus memberikan pelayanan," harap Khofifah.

Kata Khofifah, Wiji Fitriani masih memerlukan  perhatian, dukungan dan kepedulian oleh  semua pihak. Dengan adanya kepedulian dari lingkungan sekitar dan dukungan peran serta Pemda, bisa menjadikan proses  sosial teraphy yang sangat efektif bagi yang bersangkutan.

" Saya rasa semuanya sudah beriktiar, dan ketika teman-teman juga memberikan support kepada Fitri, saya rasa itu adalah proses sosial teraphy yang sangat efektif.," tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain pemberian bantuan pergelangan tangan jari buatan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa juga menyerahkan sembako untuk kaum duafa serta PKH Plus yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Kediri TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close