Belajar Ekowisata dan Konservasi di Pantai Tiga Warna Malang

Senin, 22-07-2019 - 09:43 WIB Tim BlitarTIMES Jalan-jalan bersama pegiat wisata Blitar saat berkunjung ke Pantai Tiga Warna Malang.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES) Tim BlitarTIMES Jalan-jalan bersama pegiat wisata Blitar saat berkunjung ke Pantai Tiga Warna Malang.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Saat ini wisata pantai memang menjadi salah satu primadona. Segmen wisata pantai paling menarik untuk dijadikan referensi liburan bagi para traveller. Terutama bagi kalangan muda-mudi maupun untuk wisata keluarga.

Berbicara wisata pantai, salah satu destinasi yang dapat menjadi rekomendasi adalah wisata pantai di Malang. Tepatnya daerah Malang Selatan yang masuk di Kabupaten Malang.

Salah satu wisata pantai yang unik dan sangat direkomendasikan Tim BLITARTIMES Jalan-Jalan untuk dikunjungi ialah Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna Malang.

CMC Tiga Warna merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. CMC Tiga Warna ini menaungi beberapa pantai sekaligus. Di antaranya Pantai Clungup, Pantai Gatra, Pantai Savana, Pantai Watu Pecah, dan Pantai Tiga Warna sendiri.

Uniknya, mungkin hanya di CMC Tiga Warna ini, satu-satunya pantai di Indonesia yang benar benar 100 persen  menerapkan sistem konservasi masyarakat dengan terstruktur dan menawarkan sensasi travelling yang menyenangkan.

Yang harus diketahui traveller, setiap pengunjung yang memasuki kawasan Pantai Tiga Warna harus mau dicek barang bawaannya. Tujuannya, barang bawaan pengunjung yang berpotensi menimbulkan sampah yang akan dibawa masuk ke kawasan pantai harus sesuai dengan yang dibawa keluar nantinya. Dengan demikian, kebersihan kawasan konservasi akan tetap terjaga.

Local guide di CMC Tiga Warna punya cara unik untuk mengajak wisatawan membawa pulang kembali sampah yang dibawa. Salah satunya dengan membawa tempat sampah unik mirip botol minum yang terbuat dari bambu. Di sini pengunjung akan selalu diingatkan guide local untuk membuang sampah dan puntung rokok di tempat sampah unik tersebut.

Berbeda dengan tempat wisata lainnya, pada hari-hari tertentu dan setiap musim liburan masal, seperti libur tahun baru atau libur hari raya keagamaan, kawasan pantai ini malah tutup alias tidak menerima kunjungan wisatawan dengan alasan apa pun.

Khusus untuk kunjungan ke Pantai Tiga Warna, kita harus melakukan booking jauh-jauh hari sebelumnya. Hal ini dikarenakan di pantai ini kuota dibatasi hanya 100 orang per hari.

Selain itu, kita diwajibkan untuk menyewa local guide yang yang akan mengantar kita menuju lokasi pantai. Tarifnya Rp 100.000 per rombongan.

Jadi, sebaiknya, agar lebih murah untuk berkunjung ke Pantai Tiga Warna, traveller mengajak 9 orang teman lainnya untuk patungan sepuluh ribu rupiah per orang.

Namun traveller tidak perlu khawatir. Yang harus booking jauh-jauh hari dan wajib menggunakan guide jika kita ingin mengunjungi Pantai Tiga Warna saja. Untuk lantai-pantai lain yang masih dalam satu kawasan seperti Pantai Clungup dan Pantai Gatra, kita tidak perlu menggunakan local guide ataupun booking terlebih dahulu. Cukup hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. 

Kita juga bisa turut serta menyelamatkan alam ini dengan mengikuti kegiatan konservasi tanaman mangrove di sekitaran Pantai Clungup.

Dengan ditemani local guide, traveller akan ditawarkan pengalaman menarik. Yakni edukasi ekowisata dan konservasi kawasan pantai. Mulai dari peran masyarakat lokal hingga pengelolaan kawasan wisata pantai dengan manajemen potensi wisata hingga peran serta tanggung jawab moral perusahaan daerah dalam pembangunan kawasan konservasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Fasilitas yang tersedia di kawasan Pantai Tiga Warna ini bisa dibilang  cukup lengkap. Pengunjung juga bisa menikmati sensasi snorkeling dengan pemandangan bawah laut yang cukup mengagumkan.

Posisi pantai yang langsung menghadap ke Pulau Sempu membuat air laut pantai selatan yang satu ini cukup tenang dan cocok untuk snorkeling.

Akan tetapi perlu diingat, traveller harus mematuhi peraturan yang disampaikan instruktur dan mengenakan pelampung demi standar keamanan dan tidak merusak keindahan ekosistem bawah laut.

Untuk menuju kawasan CMC ini, dari Kota Malang rutenya bisa dibilang cukup mudah. Dari Kota Malang, arahkan kendaraan kita menuju Kepanjen atau Gondanglegi. Ikuti terus petunjuk arah menuju ke Pantai Balekambang. Sampai pada perempatan terakhir, jika lurus kita akan ke Balekambang, kanan ke Pantai Kondang Merak. Maka kita ambil yang belok kiri menuju arah jalur lintas selatan ikuti terus jalur itu sampai kita menemukan petunjuk arah ke Pantai 3 Warna.

Selain itu, kawasan CMC Pantai Tiga Warna ini juga sudah menyediakan kelengkapan tata kelola destinasi wisata. Di antaranya fasilitas toilet , musala, warung, sewa perahu kano, dan penyewaan peralatan snorkeling yang sudah sesuai standar keamanan. Jadi, tunggu apa lagi, segera agendakan liburan Anda ke CMC 3 warna.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close