Daging Impor Diduga Mulai Masuk Kota Malang, Begini Penjelasan Dinas Perdagangan

Senin, 22-07-2019 - 15:57 WIB Ilustrasi penjual daging di Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES) Ilustrasi penjual daging di Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Dugaan datangnya daging impor ke Kota Malang segera ditanggapi Dinas Perdagangan. Lantaran, hal tersebut sempat membuat pedagang pasar khawatir.

Bagaimana tidak, jika benar daging impor akan masuk maka menjadikan daging lokal tersaingi.

Apalagi, daging impor ini dinilai memiliki harga yang lebih terjangkau. 

Yang membuat kekhawatiran adalah ketika masyarakat mulai beralih mengonsumsinya dan mengesampingkan daging lokal.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan masuknya daging impor telah diberikan batasan. 

Sehingga, meski ada daging impor tidak akan membuat pedagang daging lokal kelabakan atau gigit jari.

"Sebenarnya sudah ada pijakan dari pemerintah soal daging impor itu. Memang ada batasan-batasan biar maksudnya daging lokal lebih banyak konsumennya, tapi ini sebenarnya tidak ada masalah hanya kekhawatiran pedagang saja," ujar dia.

Ia menjelaskan, pasokan daging lokal masih sangat mencukupi bagi warga Kota Malang.

Pihaknya pun juga telah melakukan survey di beberapa pasar, hasilnya daging lokal masih lebih banyak diminati konsumen dibanding daging impor. 

"Kalau dari hasil survey kita di Dinas Perdagangan, penjual daging lokal lebih banyak. Begitu pun konsumen (masyarakat) lebih banyak mengkonsumsi daging-daging yang lokal," imbuhnya.

Beredarnya isu daging impor yang masuk ke wilayah Kota Malang juga tidak sampai membuat perubahan harga. 

Hingga saat ini menurut Wahyu, harga daging masih relatif normal yakni Rp 110 ribu per kilo-nya.

"Masih normal ya, tetap harganya tidak ada perubahan. Di pasaran mayoritas juga mereka (pedagang) menjual daging lokal," pungkasnya.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close