Lakukan Pengembangan, Buronan Curanmor Akhirnya Berhasil Diungkap Polisi

Senin, 22-07-2019 - 16:06 WIB Slamet Wahyudi tersangka beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES) Slamet Wahyudi tersangka beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Sempat mengisi DPO (Daftar Pencarian Orang) selama  nyaris 1,5 tahun. 

Slamet Wahyudi warga Dusun Bran, Desa/Kecamatan Wajak, akhirnya berhasil diringkus polisi, Senin (22/7/2019). 

Pria 37 tahun itu diamankan polisi lantaran kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

”Terungkapnya kasus ini bermula dari hasil pengembangan petugas. Sebelumnya tersangka Slamet ini sempat diringkus jajaran kepolisian Polsek Wajak, lantaran kasus pencurian,” kata Kapolsek Bululawang, AKP Fatkhur Rohman.

Diperoleh keterangan, aksi pencurian terjadi pada Jumat (23/2/2018) lalu. Tepatnya sekitar pukul 07.00 WIB, korban yang diketahui bernama Sukadi  warga Desa Gading, Kecamatan Bululawang ini, pergi ke ladang tebu miliknya.

Berselang beberapa saat kemudian, tersangka yang memastikan rumah sasarannya dalam keadaan kosong. 

Ia lalu bergegas mendatangi lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor Honda Prima protolan (tanpa plat nomor).

Setibanya di lokasi kejadian, Slamet memarkirkan kendaraannya di bawah pohon yang berada di belakang rumah korban. 

Ketika itu, tersangka sempat disapa oleh tetangga korban, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. 

Namun ketika ditanya ada keperluan apa, pelaku mengaku jika hendak melihat tebu milik kepala desa setempat, yang kebetulan lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Merasa tidak curiga, saksi kemudian pergi meninggalkan lokasi. 

Mengetahui situasi aman, pelaku bergegas masuk kedalam rumah Sukadi.

”Tersangka masuk kedalam rumah korban melalui jendela,” sambung Fatkhur.

Ketika berhasil masuk, pria yang nyaris berusia kepala empat itu langsung mengambil sepeda motor Vario nopol N-5516-ID, lengkap dengan surat-suratnya. 

”Tersangka membawa barang curian melalui pintu rumah korban, sedangkan motor yang dijadikan sarana mencuri ditinggal di lokasi kejadian,” terang Fatkhur.

Beberapa saat kemudian, usai mengarap ladang miliknya korban bergegas pulang ke rumah.

Setibanya di sana, Sukadi mendapati pintu belakang dan jendela rumahnya dalam keadaan terbuka. 

Mengetahui sepeda motornya hilang, pria 63 tahun itu akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Bululawang dikerahkan ke lapangan guna memburu identitas pelaku. 

Setahun lebih berselang, jajaran kepolisian Polsek Wajak yang melakukan interogasi, mendapat keterangan jika pelaku sebelumnya juga mencuri motor milik Sukadi.

Di hadapan petugas, Slamet mengaku jika motor hasil curian sudah dijual ke wilayah Kota Malang.

Mendengar keterangan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mendapati barang hasil curian yang dijual kepada SH (inisial) warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

”Tersangka kami jerat pasal 363 ayat 5E KUHP, tentang Curanmor. Kasusnya masih dikembangkan, diduga kuat pelaku sering melakukan pencurian di beberapa lokasi berbeda,” tutup mantan Kapolsek Kalipare ini.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close