Polda Jatim Dalami Pelemparan Bom Molotov di Jombang

Senin, 22-07-2019 - 16:55 WIB Anggota tim labfor Mabes Polri cabang Surabaya lakukan olah TKP di lokasi pelemparan bom molotov. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES) Anggota tim labfor Mabes Polri cabang Surabaya lakukan olah TKP di lokasi pelemparan bom molotov. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JATIMTIMES, JOMBANG – Pelemparan bom molotov yang membakar sebuah mobil di Peterongan, Jombang kembali dilakukan olah TKP. Proses olah TKP kali ini dilakukan oleh tim Polda Jatim.

Proses olah TKP dipimpin langsung oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M. Sinambela, Senin (23/7). Olah TKP ini juga melibatkan tim Labfor Mabes Polri cabang Surabaya.

Pantauan wartawan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, ada sekitar 5 anggota dari labfor Mabes Polri cabang Surabaya melakukan pemeriksaan di sekitar TKP.

Pemeriksaan dimulai dari mobil Honda Mobilio warna putih nopol S 1396 YA milik Sulaiman yang terbakar akibat lemparan bom molotov, hingga pagar rumah juga turut diperiksa untuk mencari sidik jari yang menempel.

Tak hanya itu, barang bukti bom molotov berupa botol air mineral dan kardus juga diperiksa oleh tim labfor.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, kegiatan olah TKP yang dilakukannya ini untuk menggambarkan peristiwa pelemparan bom molotov.

Keterangan dari sejumlah saksi, seperti pemilik mobil dan saksi mata dikumpulkan untuk memastikan peristiwa.

"Pertama kita memastikan dulu terkait kegiatan olah TKP yang dilakukan, seperti apa kejadiannya, siapa saja saksi-saksinya. Ini untuk memperjelas peristiwanya seperti apa," ungkapnya saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Menurut Leonard, hasil pemeriksaan ini untuk mencari motif dari pelaku pelemparan bom molotov. Ia belum bisa memastikan pelemparan bom molotov ini apakah sebuah kegiatan teror apa bukan.

"Ini yang kita cari. Salah satu bahan penyelidikan itu, motifnya apa sih. Masih banyak spekulasi-spekulasi," ujarnya.

Sementara, dalam proses olah TKP itu, tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan barang bukti bom molotov untuk diuji.

"Bahan yang ditemukan ini akan kita uji, terbuat dari apa, bagaimana sumber apinya itu," bebernya.

Untuk diketahui, Sulaiman (54), warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang mengalami teror dari orang yang tak dikenal.

Sulaiman menalami teror pelemparan bom molotov yang mengakibatkan mobilnya Honda Mobilio warna putih nopol S 1396 YA terbakar.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close