Purna Tugas, Anggota DPRD Kota Malang Dapat 'Pesangon'

Kamis, 22-08-2019 - 09:27 WIB Suasana rapat paripurna DPRD Kota Malang yang sempat diwarnai dua kali interupsi. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES) Suasana rapat paripurna DPRD Kota Malang yang sempat diwarnai dua kali interupsi. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Purna tugas, anggota DPRD Kota Malang akan dapat 'pesangon', atau dalam aturan dikenal dengan istilah jasa pengabdian. Besaran jasa pengabdian yang diberikan pun tergantung pada masa pengabdian saat duduk sebagai wakil rakyat di kursi legislatif.

Sekretaris DPRD Kota Malang, Mulyono menyampaikan, pemberian jasa pengabdian itu telah diatur dalam PP 18 Tahun 2017 Tentang Keuangan DPRD. Di mana di dalamya diatur adanya pemberian jasa pengabdian sebesar uang representasi dikalikan dengan masa jabatan. Maksimal uang jasa pengabdian tersebut diberikan sebanyak enam kali.

"Karena maksimal periode adalah lima kali," jelasnya.

Sementara untuk anggota dewan yang purna tugas di Kota Malang, menurutnya akan mendapat uang representatif yang dikalikan satu kali. Karena masa jabatan anggota dewan saat ini rata-rata adalah 11 bulan, lantaran mengisi dalam Pergantian Antar Waktu (PAW).

"Hanya dikalikan satu kali, rata-rata sekitar Rp 1,6 juta. Kecuali untuk Bu Tutuk Hariyani yang masa jabatan 4,5 tahun, maka akan dapat lebih dari itu," jelasnya.

Sebagai informasi, masa tugas anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 akan segera berakhir. Pada Sabtu (24/8/2019) mendatang, akan dilakukan pelantikan kepada anggota DPRD Kota Malang terpilih periode berikutnya untuk menggantikan posisi sebagai wakil rakyat. Meski masa tugas telah purna, tercatat ada beberapa anggota dewan hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) yang akan kembali duduk di kursi legislatif itu.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close