Makam Prodeo di Kota Malang, Ratusan Orang Tak Dikenal Dikubur di Sini

Minggu, 15-09-2019 - 14:00 WIB Mr X yang dimakamkan petugas di Makam Prodeo (UPT PPU for MalangTIMES) Mr X yang dimakamkan petugas di Makam Prodeo (UPT PPU for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Mungkin masih banyak masyarakat Kota Malang yang  belum mengetahui makam yang satu ini. Ya Kota Malang memiliki satu makam khusus yang berbeda dengan makam-makam lainnya.

Makam tersebut adalah Makam Prodeo. Makam Prodeo merupakan makam yang dikhususkan untuk mereka yang meninggal di Kota Malang dan identitasnya tak diketahui alias Mr/Mrs X.

Para Mr/Mrs  X yang meninggal tersebut kebanyakan merupakan korban tabrak lari maupun orang-orang yang ditemukan meninggal tanpa identitas dan bayi-bayi yang meninggal karena dibuang. Jenazah orang tak dikenal itu dikirim dari RS Saiful Anwar (RSSA) setelah menjalani masa tunggu guna mencari keluarganya.

Namun jika sampai batas waktu yang ditentukan selama dua bulan tak kunjung ada yang membenarkan jika Mr/Mrs X adalah keluarganya, maka jenazah akan langsung dikirim ke Makam aprodeo guna dimakamkan.

Makam Prodeo sendiri terletak dikawasan Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Makam tersebut berada di sisi timur, tepatnya di blok lima dengan luas 2.500 meter persegi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Pemakaman Umum (PPU) Disperkim Kota Malang Takroni Akbar menjelaskan, di Makam Prodeo saat ini telah banyak Mr/Mrs X ang telah dimakamkan.

Meskipun jumlah Mr/Mrs X yang dimakamkan di situ belum dijelaskan pasti, Taqroni menyebut, dalam setahun jumlah Mr/Mrs X yang dimakamkam bisa mencapai sekitar 45 orang.

"Meskipun jenazah-jenazah tersebut identitasnya tidak diketahui, kami tetap memakamkannya dengan layak. Termasuk kami doakan juga," jelas Takroni.

Setelah  pemakamannya, bisa saja di kemudian hari ada keluarga yang melakukan pencarian. Untuk memudahkan itu, pihak UPT tetap melakukan registrasi maupun mencatat tanggal, tahun, hari maupun jamnya.

"Kalau Makam Prodeo pada batu nisan dikasih nomor sandi. Ini untuk memudahkan jika mungkin suatu saat ada keluarga yang mencari," pungkasnya. 
 

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close