Tekan Kematian Ibu dan Bayi, ASN Rumah Sakit di Jember Ikuti Diklat Ponek

Senin, 16-09-2019 - 12:05 WIB Asisten II Sekda Pemkab Jember Arismaya Parahita saat membuka diklat Ponek di Balai Diklat BKSDM Pemkab Jember (foto : Izza / Jatim TIMES) Asisten II Sekda Pemkab Jember Arismaya Parahita saat membuka diklat Ponek di Balai Diklat BKSDM Pemkab Jember (foto : Izza / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, JEMBER – Sebanyak 21 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan rumah sakit di Jember mengikuti diklat Peningkatan Kompetensi Obstetri Neonatal Emergensi Komperhensif (Ponek), Senin (16/9/2019). Kegiatan yang digelar di Balai Diklat BKSDM Pemkab Jember ini berlangsung selama 6 hari.

“Diklat ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama penanggulangan masalah angka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang sampai saat ini masih tinggi di Jember,” ujar Asisten II Pemkab Jember bidang Ekonomi dan Pembangunan Arismaya Parahita SP saat membuka Diklat Ponek.

Arismaya menambahkan, saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki angka kematian ibu dan bayi baru lahir yang tertinggi di negara-negara ASEAN. Sehingga perlu segera diambil langkah-langkah untuk penanganannya.

“Salah satu upayanya adalah pelayanan Ponek yang disesuaikan dengan standar pelayanan primer dan dikombinasikan dengan strategi kebijakan daerah untuk optimalisasi di bidang pelayanan dan manajemen,” tambah Arismaya.

 Bupati Jember dr Hj Faida MMR dalam kesempatan lain menyatakan bahwa SDM yang berada di rumah sakit, utamanya rumah sakit daerah milik pemerintah, harus memiliki kualitas sumber daya yang mumpuni yang dicerminkan dengan penguasaan pelayanan di bidangnya masing-masing.

“Diklat Ponek ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dokter, bidan,  dan perawat, khususnya dalam pelayanan emergensi maternal neonatal,” ujar bupati Jember yang juga berprofesi sebagai dokter itu.

Bupati juga berharap adanya diklat ini dapat benar-benar dijadikan momentum yang baik dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam rangka pelayanan obstetric neonatal emegensi komperhensif bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Jember. 

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Sumber : Jember TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close