Kocok Remi Marak saat Ramadan, Polisi Kembali Amankan Empat Orang Pelaku

Sabtu, 25-05-2019 - 21:17 WIB Subari, Rais, Saeran, dan Suwono keempat pelaku judi saat diamankan polisi, Kecamatan Singosari (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES) Subari, Rais, Saeran, dan Suwono keempat pelaku judi saat diamankan polisi, Kecamatan Singosari (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Unit Reskrim Polsek Singosari, merespon cepat keresahan masyarakat yang tinggal di kawasan Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, terkait aksi perjudian. Empat orang pelaku perjudian berhasil diamankan pada Sabtu (25/5/2019) dini hari.

Diperoleh keterangan, keempat pelaku yang baru saja diamankan tersebut, merupakan warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari. Mereka adalah Suwono (62), Subari (36), Rais (52), dan Saeran (77). “Hingga saat ini, kasusnya masih ditangani oleh Polsek Singosari. Dari tangan keempat pelaku, petugas menyita dua set kartu remi, dan uang hasil tombokan judi senilai Rp 525 ribu,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah kepada malangtimes.com.

Kasus perjudian yang marak terjadi saat ramadan ini, terungkap setelah petugas berupaya menindak lanjuti laporan warga. Dalam laporannya, masyarakat mengaku resah dengan praktik perjudian yang marak terjadi di sebuah rumah yang berlokasi di Dusun Kebonjati, Desa Klampok.

Ketika melakukan patroli, petugas yang kala itu melakukan penelusuran dari laporan warga tersebut, langsung menyatroni rumah yang diduga sering dijadikan tempat berjudi. Saat itu, polisi mendapati sekumpulan pria, yang sedang asyik mengocok kartu remi.

Tanpa menunggu lama, anggota korps berseragam coklat ini langsung mengamankan keempat pelaku. Lantaran ketangkap tangan, semua peserta yang terjaring razia hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolsek Singosari.

“Berdasarkan pengakuannya, keempat pelaku yang baru saja diamankan ini memang sering menggelar aksi judi. Biasanya aktivitas perjudian baru berakhir setelah mendekati waktu sahur,” tutup Ainun.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close