Bejo tak Sebejo Namanya, Berurusan dengan Polisi Karena Jualan Mc Donald saat Ramadan

Sabtu, 25-05-2019 - 21:48 WIB Petugas kepolisian Polsek Wonosari saat mengerebek toko yang menjual miras, Kecamatan Wonosari (Foto : Istimewa) Petugas kepolisian Polsek Wonosari saat mengerebek toko yang menjual miras, Kecamatan Wonosari (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES, MALANG – Seorang kakek usia 60 tahun bernama Bejo Purwanto warga Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini terhitung cukup nekat. Pada bulan Ramadan seperti saat ini, masih saja Bejo berjualan minuman beralkohol (minol) tanpa izin edar di toko pracangan miliknya. 

Akibat kenekatannya itu, Bejo pun tak sebejo namanya. Dia harus berurusan dengan aparat kepolisian, Jumat (24/5/2019) malam. “Dari tangan tersangka Bejo ini, kami menyita sedikitnya 10 botol miras, yang disimpan di dalam toko milik pelaku,” kata Kapolsek Wonosari, AKP Triwik Winarni.

Diperoleh keterangan, kasus peredaran miras di kawasan Kecamatan Wonosari ini, terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang didapat oleh petugas. Dari laporannya, warga mengaku resah karena di wilayah Desa Sumbertempur, masih marak dijumpai peredaran minol atau minuman keras (miras) saat memasuki bulan ramadan.

Berawal dari laporan itulah, jajaran kepolisian Mapolsek Wonosari bergegas untuk melakukan penyelidikan hingga melakukan penggerebekan. Semula ketika digerebek petugas, Bejo mengelak jika dirinya menjual miras saat memasuki bulan ramadan.

Namun, petugas yang tidak mau dibodohi, akhirnya melakukan pemeriksaan di dalam toko milik pelaku. Disana anggota korps berseragam coklat ini menemukan puluhan botol miras jenis Mc Donald siap edar.

Lantaran kedapatan menyimpan puluhan botol miras siap jual, kakek yang kini berusia 60 tahun itu, akhirnya mengakui semua perbuatannya. “Puluhan botol miras sudah kami sita sebagai barang bukti, sedangkan terhadap tersangka sudah kami tindak sesuai ketentuan tindak pidana ringan (Tipiring). Selain itu, pelaku juga sudah kami lakukan pembinaan dan pendataan sebagai efek jera,” tutup Triwik kepada MalangTIMES.com.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close