Disperindag Kota Blitar Tolak Hasil Lelang Pembangunan Pasar Legi

Rabu, 19-06-2019 - 16:07 WIB Pembangunan Pasar Legi terancam molor.(Foto : Team BlitarTIMES) Pembangunan Pasar Legi terancam molor.(Foto : Team BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Pembangunan Pasar Legi tampaknya terancam molor. Sebab, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar selaku pengguna anggaran (PA) menolak hasil lelang.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Blitar Toto Robandiyo. 

Dia mengatakan, sebelumnya pemenang lelang sudah ditentukan. Namun, hasil pemenang lelang itu ditolak pihak disperindag. 

“Dari PA tidak menyetujui hasil pemenang lelang tersebut. Kami tidak tahu alasannya. Ini sedang proses evaluasi dari kelompok kerja,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari web lpse.blitarkota.go.id, pemenang lelang adalah PT Ayem Mulya Indah. 

Dengan harga penawaran sudah terkoreksi senilai Rp 39.639.359.312. 

Dengan ditolaknya hasil lelang tersebut, pihaknya harus melakukan evaluasi ulang. 

Evaluasi dilakukan untuk mengecek apakah masih ada tambahan informasi baru dari PA atau tidak. 

“Jika tidak ada tambahan evaluasi kami lanjutkan. Evaluasi nanti kami sampaikan lagi ke pejabat pembuat komitmen disperindag (PPK),” terangnya.

Sesuai peraturan Lembaga Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalu Penyedia, ada dua opsi yang harus ditaati oleh PA. 

Opsi pertama, jika PA sepakat dengan PPK maka ada tiga hal yang dilakukan, yakni evaluasi ulang, pemasukan penawaran ulang, dan tender ulang. 

“Yang sedang kami lakukan ini evaluasi ulang,” ujarnya.

Sedangkan opsi kedua adalah apabila PA setuju dengan pokja atau bagian pembangunan dan layanan pengadaan maka PA memerintahkan pokja untuk tahap berikutnya.

Dia mengungkapkan, pokja membutuhkan waktu 10 hari untuk evaluasi. 

Pokja berharap proses lelang bisa segera selesai dan bisa segera ketahap pelaksanaan. 

“Selama ini pokja sudah menjalankan tugas sesuai prosedur. Tetapi keputusan tetap dari PA,” tandasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close