Barongan Kawasan Perum Joyogrand Kembali Terbakar, Diduga karena Puntung Rokok

Rabu, 19-06-2019 - 17:56 WIB Petugas PMK yang tengah berupaya memadamkan sisa bara api agar tidak kembali memicu kebakaran( Anggara Sudiongko/MalangTIMES) Petugas PMK yang tengah berupaya memadamkan sisa bara api agar tidak kembali memicu kebakaran( Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Kawasan rerimbunan bambu atau biasa disebut masyarakat barongan, di Perumahan Joyogrand, tepatnya di Jalan Perum Joyogrand, Lowokwaru, Kota Malang,  sekitar pukul 15.20 WIB menghebohkan masyarakat sekitar perumahan.

Sebab, sebagian kawasan tersebut terbakar habis oleh api yang belum diketahui darimana asalnya.

Namun dugaan beberapa warga menyebut, jika kebakaran tersebut akibat puntung rokok yang dibuang di tempat tersebut.

"Nggak tahu pasti mas gimana mulanya, namun paling gara-gara ada yang buang puntung rokok kesitu makanya kebakar. Kalau nggak dipadamkan yang bisa merembet," beber Asmuri salah satu warga sekitar (19/6/2019).

Sementara itu, Anton salah satu tim Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, menjelaskan jika kejadian kebarakan di kawasan rerimbunan bambu ini, sudah seringkali terjadi.  

"Sudah sering disini mas. Untuk berapa kalinya saya nggak hafal. Namun yang jelas di sini sering kebakar. Kalau untuk penyebabnya sendiri belum bisa dipastikan," bebernya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh anggota PMK Kota Malang yang lain. Ferry menyebut, kejadian kebakaran ini, nampaknya sudah menjadi agenda tahunan. 

Memang sebelumnya, pihak PMK Kota Malang beberapa kali memadamkan kebakaran dikawasan ini.

"Berapakalinya nggak ingat. Tapi sepertinya memang sudah musiman tiap tahun," paparnya usai memadamkan api.

Dari kejadian tersebut, PMK Kota Malang menerjunkan lima unit mobil pemadam kapasitas 4000 liter dan 5000 liter. 

Namun beruntung api segera bisa dipadamkan sehingga tidak merembet ke lokasi lainnya.

"Api berhasil dipadamkan, kurang lebih dengan 6000 liter air," pungkasnya.

Sebelumnya, kawasan barongan tersebut, terakhir terbakar kali pada tanggal 7 September 2018. 

Saat itu, kebakaran yang terjadi, membakar lahan rerimbunan bambu yang cukup luas, hingga mencapai jarak 50 meter.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close