Nanggap Wayang di Hari Adhyaksa, Bupati Sebut Kejari Ikut Angkat 4C Jember

Senin, 22-07-2019 - 09:10 WIB Bupati Jember dr Hj Faida MMR saat memberikan sambutan pada HUT Ke-59 Adhiyaksa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Jember. (foto: istimewa / Jatim TIMES) Bupati Jember dr Hj Faida MMR saat memberikan sambutan pada HUT Ke-59 Adhiyaksa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Jember. (foto: istimewa / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, JEMBER – Bupati Jember dr Hj Faida MMR mengapresiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember yang menggelar wayang kulit dengan lakon Wahyu Ponco Dharmo. Pergelaran ini sesuai dengan prinsip dan kebanggaan Pemkab Jember, yaitu 4C: chocolate, coffee, cigar, dan culture.

“Saya mengapresiasi Kejaksaan Negeri Jember mengambil kegiatan melestarikan budaya yang bisa dinikmati masyarakat dan bisa membangkitkan kembali budaya dalam merayakan ulang tahunnya. Saya senang sekali karena Jember sendiri memang kebanggaannya 4C. Salah satunya ialah culture,” kata bupati Minggu (21/7/2019) malam, saat ikut menikmati pagelaran wayang kulit yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Jember.

Orang pertama di Jember ini mengaku bangga karena dalang yang diundang bukan dalang biasa, yaitu Ki Eddy Siswanto asal Ambulu, Jember. Dalang ini sudah terkenal hingga di beberapa penjuru negeri. “Pak Kajari mengambil inisiatif ini untuk membuat suatu edukasi integritas kepada masyarakat, dengan tema wayang yang bukan cuma hiburan tetapi juga sarat dengan kesan dan pesan,” imbuhnya.

Bupati berharap pertunjukan wayang kulit ini bisa menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus mengingatkan hal-hal baik. “Mari kita nikmati malam ini, karena malam ini adalah malam budaya,” ajaknya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jember, bupati juga mengucapkan selamat kepada Kejaksaan RI. “Semoga diberi kekuatan dan kemudahan dalam mengabdi bagi nusa dan bangsa,” ucap Faida.

Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto SH MH dalam kesempatan sama menyampaikan, Kejaksaan Negeri Jember memberikan hiburan wayang kulit ini dalam rangka Hari Bhakti Ke-59 Adhyaksa  dan HUT Ke-19 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.

“Pertunjukan wayang ini hanya untuk melestarikan budaya Jawa dengan dalang lokal yang terkenal hingga ke mancanegara, yaitu Ki Eddy dari Ambulu Jember. Semoga dengan pergelaran wayang kulit ini, Jember semakin adem dan diberi keselamatan oleh Allah,” ungkap Ponco.

Kajari berharap pergelaran wayang kulit ini menjadi momen semua pihak untuk melestarikan budaya. “Menjadi momen bagi kita semua bahwa memang Kabupaten Jember adalah kota budaya. Jadi, kita hidupkan budaya-budaya yang ada di Jember,” tuturnya.

Kajari juga mengajak masyarakat untuk menikmati bersama wayang kulit dengan judul Wahyu Ponco Dharmo, yang artinya petunjuk lima laku kebaikan, atau dalam arti lain yaitu manusia yang mohon petunjuk untuk jalan kebaikan.

“Kita semua wajib melestarikan budaya kita, khususnya budaya Jawa. Semua ini kita persembahkan untuk masyarakat Jember. Dan, terima kasih kepada bupati Jember atas hadir dan bantuannya sehingga acara berlangsung dengan baik dan lancar,” pungkas kajari.

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close