Bupati Belum Teken Hasil Audit, Penetapan Calon Tersangka Korupsi Dispora Rp 1,1 M Terganjal

Senin, 22-07-2019 - 16:30 WIB Kajari Kabupaten Pasuruan Kajari Kabupaten Pasuruan

JATIMTIMES, PASURUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan terus menunda penetapan calon tersangka dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) senilai Rp 1,1 miliar. Penundaan ini karena Bupati Pasuruan belum juga menandatangani hasil audit inspektorat atas dugaan penyimpangan anggaran tahun 2017 lalu.

"Kami belum menerima dokumen resminya. Kami sudah dua kali mengirim surat ke Inspektorat, terakhir kamis kemarin, tapi belum ada jawaban. Surat itu tentang permintaan hasil laporan penghitungan kerugian negara," kata Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten Pasuruan, Muh Noor.

Muh Noor mengatakan, penyidikan kasus ini tidak bisa dilanjutkan sementara, sambil menunggu hasil penghitungan kerugian negara. Hasil audit ini menjadi salah satu dasar untuk segera menetapkan tersangka.

Saat ini, pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama-nama calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dispora. Namun ia enggan menyebut secara detil berapa orang yang terlibat dalam persekongkolan tersebut.

"Tunggu saja hasil auditnya. Karena itu juga akan menjadi bukti dalam persidangan,” tandasnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Denny Saputra menambahkan, di dalam lembar hasil laporan pemeriksaan kerugian negara itu ada tanda tangan auditor Inspektorat dan Bupati Pasuruan.

"Hasil penghitungan itu , kerugian keuangan negara sekitar Rp 1,1 miliar itu belum termasuk pajak dan sejenisnya,” kata Denny.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pasuruan Dwitono yang dihubungi melalui ponselnya belum berhasil di konfirmasi.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Pasuruan TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close