Lantaran Layanan Pendidikan Berbasis IT Ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Raih Prestasi Istimewa

Senin, 22-07-2019 - 17:49 WIB Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat saat memperlihatkan piagam prestasi istimewa dari LAN setelah 4 bulan dilatih dalam PKN 11 2019 (Nana) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat saat memperlihatkan piagam prestasi istimewa dari LAN setelah 4 bulan dilatih dalam PKN 11 2019 (Nana)

JATIMTIMES, MALANG – Lewat EPS (Education Public Service) yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, kembali menyumbangkan nama harum bagi Kabupaten Malang. 

Melalui pelayanan pendidikan berbasis teknologi informasi yang meliputi e-presensi, e-kinerja, e-learning, e-sakip, e-antrian, e-administrasi  dan sistem data center pendidikan dunia pendidikan Kabupaten Malang kembali diperhitungkan di berbagai daerah di Indonesia.

Sumbangan berharga tersebut diraih secara langsung Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Malang M Hidayat dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V tahun 2019.

Raihan tinggi tersebut dilalui setelah Dayat, sapaan akrab Kadindik Kabupaten Malang, melalui pendidikan panjang selama empat bulan (Maret-Juli 2019) dalam PKN di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

"Alhamdulillah dari kesungguhan serta tentunya dukungan seluruh tim dari Dinas Pendidikan, saya mendapat piagam penghargaan prestasi istimewa dari Lembaga Administrasi Negara (LAN)," kata Dayat, Senin (22/07/2019) di ruang kerjanya kepada MalangTIMES.

Prestasi Istimewa, bukanlah sekadar simbolisasi saja. Tapi didapatkan dengan upaya serius dan sungguh-sungguh dalam PKN II 2019 melalui penyusunan proyek perubahan (proper) yang dilakukan Dayat.

"Dari seluruh proper peserta yang berjumlah sekitar 60 orang se Indonesia, Alhamdulillah proper EPS Dinas Pendidikan yang saya susun masuk peringkat lima besar. Sehingga LAN memberikan apresiasi prestasi istimewa kepada saya," cerita Dayat.

Selain mendapatkan prestasi istimewa, Dayat pun mendapatkan kualifikasi sangat memuaskan selama mengikuti PKN II 2019. 

Sehingga dua prestasi tersebut semakin melengkapi keberhasilan Dayat yang mengomandani Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Pin kepemimpinan pun disematkan kepada Dayat atas raihan positifnya dalam PKN II. 

M Hidayat (kanan) saat menerima penghargaan dengan kualifikasi sangat memuaskan dan prestasi istimewa dari LAN (for MalangTIMES)

Pin yang menurutnya juga bukan sekadar simbol saja, tapi di dalamnya terdapat simbol-simbol kerja keras, cerdas, dalam merubah kondisi dan perubahan yang ada di dalam masyarakat.

"Jadi segala simbolisasi yang saya dapatkan ini bukan sekadar simbol. Tapi merupakan amanah untuk terus melakukan inovasi dan kreasi yang saya sandang sebagai pimpinan di Dinas Pendidikan," ujarnya.

Bagi Dayat raihan prestasi istimewa dan kualifikasi sangat memuaskan atas propernya terkait EPS, membuatnya semakin beritikad kuat menguatkannya di tahun 2020 datang. 

Dimana, pria kelahiran Sampang tahun 1967, mengatakan dengan apresiasi tinggi LAN atas inovasinya yang mampu beradaptasi dengan perubahan di saat ini dirinya akan memaksimalkan waktu memperkuat EPS di Dinas Pendidikan.

"Harus ditingkatkan terus siapapun nanti pemimpinnya. EPS adalah kunci jawaban dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang," tegasnya.

Lepas dari berbagai raihan positif yang dibawa pulang Dayat sebagai pimpinan yang memiliki moto, "mengasingkan yang biasa, membiasakan yang asing" dalam melahirkan inovasi. 

Termasuk mendefinisikan sosok pemimpin adalah sosok yang mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan dan mampu mengolahnya dengan baik, benar dan bijak.

EPS yang baru tahap pertama di tahun 2019 memang perlu adanya berbagai penguatan dan evaluasi sebagai bahan perbaikan di tahun berikutnya. 

Sehingga di tahun ketiga EPS benar-benar menjadi alat yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan dalam dunia pendidikan di berbagai lini pemangku kepentingan.

"Tahun depan, EPS diprioritaskan mampu terkoneksi dengan jaringan di Command Center sampai nantinya juga bisa sampai di server Kementerian Pendidikan," ucapnya yang juga menegaskan beberapa kendala seperti jaringan internet  dalam penerapan EPS di berbagai lembaga pendidikan, sudah mulai teratasi.

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close