Atasi Kebakaran Gunung Panderman, Tim Pemadam Tak Bisa Jangkau Semua Titik

Senin, 22-07-2019 - 18:45 WIB Kondisi kebakaran lahan hutan di area lereng Gunung Panderman Kota Batu, Senin (22/7/2019). Kondisi kebakaran lahan hutan di area lereng Gunung Panderman Kota Batu, Senin (22/7/2019).

JATIMTIMES, MALANG – Gunung Paderman Kota Batu masih terus membara. Meskipun Tim Gabungan Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Panderman telah melakukan pemadaman di sejumlah titik.

Sayangnya ada beberapa lokasi yang tidak dapat dijangkau tim pemadam, Senin (22/7/2019).

“Penanganan pada beberapa titik hanya sebatas memantau dan membuat sekat agar api tidak merembet, dikarenakan medan yang curam,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Ia menjelaskan semua personel yang dikerahkan kurang lebih ada 200 orang itu untuk memadamkan api membawa peralatan yang memadai (alat pelindung diri standart). 

Segala upaya telah dilakukan untuk memadamkan api, namun tidak semua titik kebakaran dapat terjangkau oleh tim gabungan.

“Enggak semua lokasi dapat dijangkau tim. Sehingga penanganan menggunakan teknik bakar balik, karena lokasinya yang ekstrem,” imbuhnya. 

Hanya saja, api yang membakar puncak Gunung Panderman dapat dikendalikan, namun masih meninggalkan bara api yang belum dapat dipadamkan.

“Jadi perlu pembasahan atau tim yang menjaga bara api sampai padam. Jika tidak bisa, dilakukan dengan menggunakan cangkul,” jelas Rochim.

Metode lain yang dapat digunakan yakni metode ilaran atau jalur batas khusus. 

Cara ini merupakan metode yang paling memungkinkan untuk saat ini. 

Tetapi untuk melakukan metode ini, dibutuhkan personel yang banyak bila menggunakan. 

Untuk saat ini tim gabungan ini juga membutuhkan peralatan standart untuk personel, tambahan logistik dan perencanaan lebih lanjut dalam Operasi Pemadaman Kebakaran Hutan/Lahan Gunung Panderman.  

“Saat ini seluruh Tim Gabungan Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Panderman melakukan pemantauan dari pos jalibar. Beberapa personel dan petugas Pos Pantau yang standby di Pos Pantau Gunung Panderman,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close