Akses Tol Buka Peluang Wisata Adventure di Wilayah Malang Timur

Senin, 22-07-2019 - 20:48 WIB Para penggemar sepeda gunung tengah menikmati kesegaran wisata air terjun Coban Jahe di Jabung, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES) Para penggemar sepeda gunung tengah menikmati kesegaran wisata air terjun Coban Jahe di Jabung, Kabupaten Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Potensi wisata di wilayah Malang Timur diharapkan bisa terekspose dengan operasional Tol Malang-Pandaan (Mapan). Terutama keberadaan pintu exit tol di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Terlebih, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang mendata banyak lokasi yang memungkinkan untuk dikembangkan di Malang Timur. 

Misalnya di wilayah Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Terdapat belasan air terjun atau coban yang sebagian besar hingga saat ini masih belum dikembangkan sebagai tempat wisata. "Banyak sekali coban di wilayah ini, misalnya di sekitar Coban Jahe itu ada Coban Indrokilo, Coban Tarzan, Coban Siuk dan lain-lain," ujar Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Agung Purwito.

Masalah akses masih menjadi kendala utama pembukaan wisata alam air terjun. "Nah, beberapa yang sudah mulai dibuka ini bisa ditawarkan ke wisata adventure. Misalnya di Coban Jahe ini kan separo jalannya dari jalan utama Tumpang-Malang ke air terjun masih bebatuan, itu ada plus minusnya," terang Agung.

Salah satu sisi positif dari jalan yang masih belum dibangun adalah menarik minat para pecinta wisata alam adventure atau petualangan. Misalnya komunitas sepeda gunung, jeep, motor trail, dan lain-lain. "Di sini cukup banyak yang bikin event. Karena kan tidak terlalu jauh dari kota. Dari jalan utama juga hanya sekitar 1,5 kilometer," paparnya. 

"Tetapi kami tetap berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk mengembangkan akses ke Coban Jahe. Kami yakin, kalau akses mudah juga akan bertambah ramai," tambahnya. Jika sedang musim liburan atau hari libur, pihaknya mencatat pengunjung Coban Jahe bisa mencapai sekitar 500 orang per hari. Sementara hari-hari aktif, di kisaran 200 orang per hari. 

Agung menambahkan, pihaknya berharap wisata di wilayah Malang Timur bisa lebih berkembang. "Harapannya ini bisa menjadi alternatif wisata selain ke Kota Batu, apalagi dengan adanya Tol Malang-Pandaan. Saat ini kan rata-rata jalur ke barat itu macet saat liburan, jadi wisata alam di sisi timur ini bisa jadi pilihan," harapnya. 

Salah satu penggemar olahraga sepeda gunung, Muhammad Arifin mengaku sengaja datang bersama komunitasnya ke Coban Jahe. Dia berharap, jika nanti akses jalan di sekitar air terjun tersebut dibangun, tetap dibuatkan trek khusus bagi pecinta sepeda gunung atau motor trail. "Ini tadi teman-teman dari Malang, Surabaya, Pasuruan sengaja janjian gowes ke Coban Jahe. Karena kan tidak terlalu jauh, tempatnya bagus, dan ada tantangannya juga di jalur setapak," ujar Arifin saat ditemui MalangTIMES, Minggu (21/7/2019) lalu. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close